Sebelumnya Baturaja Adalah Kota Beras

Tugu Beras di Kota Baturaja sebelum dihancurkan dan diganti dengan tugu batu fossil.
Sebelum adanya pemekaran wilayah Kabupaten Ogan Komering Ulu, Baturaja merupakan Kota Administratif yang menjadi Ibukota Kabupaten dan dikenal luas sebagai lumbung pangan dengan nama juluk "Kota Beras". Kabupaten Ogan Komering Ulu tersebut yang saat ini telah dimekarkan menjadi tiga Kabupaten, yaitu:

  1. Kabupaten Ogan Komering Ulu Induk, ibukotanya Baturaja
  2. Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur, ibukotanya Martapura
  3. Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan, ibukotanya Muaradua

Wikipedia menuliskan bahwa pemekaran Kabupaten OKU menjadi tiga kabupaten didukung oleh Surat Pernyataan Dukungan Tokoh Masyarakat dan Partai Politik Kabupaten OKU serta disetujui DPRD Kabupaten OKU dengan Surat Keputusan DPRD Kabupaten OKU Nomor 33 Tahun 2000 tanggal 13 Juli 2000 tentang Persetujuan Terhadap Rencana Pemekaran Wilayah Kabupaten OKU. Selanjutnya ditindaklanjuti dengan Surat Keputusan Bupati OKU Nomor 125/10.A/AK/I/2001 tentang Pembentukan Tim Penyusunan Rencana Pemekaran Wilayah Kabupaten OKU.

Pemekaran ini dikukuhkan dengan keluarnya Undang Undang Nomor 37 Tahun 2003 dan diresmikan oleh Gubernur Sumatera Selatan pada tanggal 16 Januari 2004 di Muaradua (Kabupaten OKU Selatan).

Tujuan pemekaran adalah:
  1. Mempersingkat rentang kendali (span of control) pemerintah, sehingga azas efektifitas dan efisiensi pelaksanaan bidang pemerintahan dapat terwujud.
  2. Meningkatkan pelayanan kepada masyarakat sehingga tercapai pelayanan dalam rangka Otonomi Daerah secara nyata, luas, dinamis dan bertanggung jawab.
  3. Meningkatkan efektifitas eksploitasi dan pendayagunaan sumber daya alam yang terkandung di daerah untuk kesejahraan masyarakat.
  4. Mempercepat penyebaran dan pemerataan hasil-hasil pembangunan sehingga akan dapat memotivasi masyarakat untuk berpartisipasi dalam mencapai tingkat kesejahteraan masyarakat yang merata.
  5. Memperkokoh sistem pertahanan keamanan wilayah yang merupakan bagian integral dari sistem pertahanan dan keamanan nasional.
Pemekaran ini menyebabkan terlepasnya wilayah belitang yang merupakan daerah transmigrasi penghasil beras terbesar di wilayah Sumatera Selatan dan membuat Kabupaten OKU dengan Baturaja sebagai ibukotanya tidak lagi relevan dengan gelar Kota Beras yang juga dijadikan jargon Kota Bersih Elok Rapi Aman dan Sejahtera.


Belitang sebagai daerah penghasil beras pernah mengalami panen sampai 3 kali dalah satu tahun, dimana peristiwa ini membuat Bupati OKU saat itu, Bapak Saleh Hasan, SH mengabadikan swasembada beras ini dengan membangun tugu beras di tengah-tengah Kota Baturaja.

Tahun 1986 Bapak Soeharto selaku Presiden Republik Indonesia saat itu menyempatkan diri mengikuti panen raya swasembada beras di Belitang yang saat ini sudah berkembang menjadi Kota Terpadu Mandiri.

Presiden Republik Indonesia, Soeharto dan Istri saat mengikuti panen raya "Operasi Karya Makmur" pada 22 Maret 1982 di desa Harjowinangun, Belitang, Kabupaten Ogan Komering Ulu.

Pada masa jaya itu, Indonesia bahkan mampu memberikan bantuan beras kepada rakyat Afrika yang sedang mengalami bencana kelaparan. Berkat bantuan tersebut, Presiden Soeharto mendapatkan anugerah medali "From Rice To Self Sufficiency" dari FAO (Food Agriculture Organization) pada tanggal 22 Juli 1986.

Pemekaran wilayan Kabupaten tersebut telah membawa perubahan identitas Kota Baturaja secara menyeluruh dimana Baturaja kembali kepada identitas aslinya sebagai Raja Batu - the King of Stones.

Bagaimana menurut kalian terhadap perubahan ini?
Item Reviewed: Sebelumnya Baturaja Adalah Kota Beras Description: Rating: 5 Reviewed By: Bambang Ardianto

Tidak ada komentar:

Posting Komentar